Beranda / TNI & POLRI / Video Viral Tuding Polres Kuningan Terlibat Kartel Obat, Polisi Pastikan Hoaks

Video Viral Tuding Polres Kuningan Terlibat Kartel Obat, Polisi Pastikan Hoaks

Pos CirebonKuningan, — Sebuah toko tembakau di Desa Kramatmulya, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, sempat menjadi sorotan publik setelah beredarnya video viral yang menuding adanya praktik penjualan obat-obatan terlarang di lokasi tersebut.Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah orang melakukan penggeledahan di dalam toko. Video tersebut disertai narasi yang menyebut dugaan keterlibatan aparat kepolisian, khususnya Polres Kuningan, dalam praktik kartel obat keras.

Menanggapi hal itu, Polres Kuningan melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.Kasat Narkoba Polres Kuningan, AKP Jojo Sutarjo, menegaskan bahwa hasil pengecekan di lapangan tidak menemukan adanya aktivitas penjualan obat keras terbatas sebagaimana yang dituduhkan dalam video tersebut.“Kami tegak lurus. Jika ada laporan dari masyarakat, pasti kami tindak lanjuti. Namun, dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya hal tersebut. Informasi yang beredar itu tidak benar,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Ia juga menyayangkan munculnya narasi yang dinilai tidak sesuai fakta dan berpotensi merugikan pihak pemilik usaha. Saat ini, pihak kepolisian masih menelusuri sumber awal penyebaran informasi tersebut.Menurutnya, apabila pihak toko merasa dirugikan, mereka dapat menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).“Kami mengimbau agar semua pihak lebih bijak dalam menyebarkan informasi.

Jangan sampai kabar yang belum terverifikasi justru merugikan orang lain,” tambahnya.Sementara itu, Nurhedi (24), penjaga toko, mengaku sempat terkejut saat sejumlah orang yang mengaku dari kepolisian datang dan melakukan penggeledahan secara tiba-tiba.“Mereka langsung masuk dan ngegeledah. Saya kaget, karena memang tidak tahu apa-apa. Tapi setelah dicek, memang tidak ada apa-apa di sini,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa toko tersebut hanya menjual tembakau dan tidak pernah menjual obat-obatan sebagaimana yang dituduhkan dalam video.Hingga saat ini, pihak kepolisian memastikan situasi di lokasi dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya pelanggaran hukum terkait kasus tersebut.–.(Iwan Subiarto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *