
Susukan, 10 September 2025 — Dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Cirebon, Staf Ahli Kementerian Pertanian Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, pada hari Rabu (10/9). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan Masa Tanam (MT) 3 tahun 2025.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Danramil 0620-18/Susukan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Lettu Inf Rahmat Supratman, sebagai bagian dari sinergi TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
kegiatan dihadiri oleh, Tenaga Ahli Kementrian Pertanian Bidang Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Mineral Dr. Ir Pamuji Lestari, M Sc, Kabid Tanaman Pangan Kab. Cirebon Samsina SHut. Msi, Kasi Serealia Kab. Cirebon Iwan Mulyawan SPMP, Danramil 2018/Susukan Lettu Inf Rahmat Supratman, Kapolsek Susukan Di Wakili Kanit Intel Aipda Deni, Kuwu Desa Bojong Kulon H. Sudarso, Kepala Balai Penyuluh Pertanian Kec. Susukan Didin, Raksa Bumi Desa Bojong Kulon Yudi, Ketua Kelompok Tani Sasra Pandawa Lima Bapak Sopan
Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Kementan menyampaikan pentingnya optimalisasi lahan pertanian selama MT 3, mengingat potensi pertumbuhan produksi pangan di wilayah Cirebon yang cukup besar. Beliau juga menekankan perlunya kolaborasi aktif antara petani, pemerintah daerah, serta unsur TNI/Polri dalam menyukseskan program pertanian berkelanjutan.
“MT 3 ini sangat strategis. Kami mendorong para petani untuk terus semangat mengolah lahan dan memanfaatkan dukungan teknologi serta bantuan yang telah disiapkan pemerintah,” ujarnya di hadapan kelompok tani Desa Bojong Kulon.
Sementara itu, Danramil Lettu Inf Rahmat Supratman menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus mendampingi para petani di lapangan, khususnya dalam hal pendampingan teknis, distribusi bantuan, serta pengamanan kegiatan pertanian di wilayah binaan.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program pertanian pemerintah, termasuk pada masa tanam ketiga ini. Sinergi antara TNI dan petani adalah bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Danramil.
Kunjungan kerja ini juga diisi dengan dialog interaktif bersama petani, peninjauan langsung ke lahan sawah, serta sosialisasi program-program strategis Kementerian Pertanian. Diharapkan melalui kegiatan ini, produktivitas pertanian di Kecamatan Susukan, khususnya Desa Bojong Kulon, dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap swasembada pangan.(Pen0620)






