
**CIREBON** — Kondisi penahan tanah irigasi di sejumlah titik jalan di Dusun Sampiran, Desa Sampiran, Kabupaten Cirebon, dinilai membahayakan warga maupun pengguna jalan. Menyikapi hal tersebut, warga setempat bersama pemerintah desa dan pihak terkait bersiap melakukan perbaikan melalui kegiatan gotong royong.Saat ini, proses pembangunan belum dimulai dan masih berada pada tahap pengukuran lokasi sebagai persiapan teknis.

Meski demikian, sejumlah material untuk perbaikan telah tersedia di lokasi.Kepala Dusun Sampiran, Sanawi, menyampaikan bahwa pengerjaan fisik dijadwalkan akan dimulai pada hari Minggu mendatang dengan melibatkan partisipasi warga.“Alhamdulillah Pemerintah Desa Sampiran peduli. Material juga sudah tersedia, di antaranya bantuan dari Verona Hills berupa satu dump truk batu dan 25 sak semen, serta dari Perumahan Caruban satu dump pasir. InsyaAllah pengerjaan akan dimulai hari Minggu,” ujar Sanawi.
Ia juga mengapresiasi kontribusi semua pihak yang telah membantu, baik dari pemerintah desa, pihak pengembang, maupun masyarakat yang akan terlibat langsung dalam proses pengerjaan.“Atas nama pribadi dan warga Dusun Sampiran, kami mengucapkan terima kasih kepada para pemberi partisipasi.
Semoga kerja sama ini membawa manfaat dan keselamatan bagi warga,” tambahnya.Dengan rencana perbaikan tersebut, diharapkan penahan tanah irigasi di kawasan Dusun Sampiran dapat segera diperkuat sehingga tidak lagi membahayakan warga dan pengguna jalan.(Iwan Subiarto)






